Misi || Visi || Tujuan Sman 1 Dramaga

SMA Negeri 1 Dramaga || Jalan Raya Dramaga Km. 7 Telp. (0251) 8628158. || Kab. Bogor 1680 || NSS 301020230122 || NPSN 20232377

Foto Guru-Guru SMAN 1 Dramaga

Foto ini di upload pada tanggal 22 maret 2014 di halaman SMA Negeri 1 Dramaga || Jalan Raya Dramaga Km. 7 Telp. (0251) 8628158. || Kab. Bogor 1680 || NSS 301020230122 || NPSN 20232377

Call To Actions

SMA Negeri 1 Dramaga || Jalan Raya Dramaga Km. 7 Telp. (0251) 8628158. || Kab. Bogor 1680 || NSS 301020230122 || NPSN 20232377

Juara Karate Ciomas Cup 2014

Dika Arya N Juara 1, Sindi Mutia Juara III, Muhmmad Mahmudin Juara 1 SMA Negeri 1 Dramaga || Jalan Raya Dramaga Km. 7 Telp. (0251) 8628158. || Kab. Bogor 1680 || NSS 301020230122 || NPSN 20232377

Foto Ujian Praktek Bahasa Jepang

SMA Negeri 1 Dramaga || Jalan Raya Dramaga Km. 7 Telp. (0251) 8628158. || Kab. Bogor 1680 || NSS 301020230122 || NPSN 20232377

Mendidik adalah kewajiban setiap orang terdidik. Berhenti mengeluh tidaklah cukup. Berkata-kata indah dengan penuh semangat juga tidak akan pernah cukup.

Minggu, 20 Februari 2011

Maulid Nabi di Sman 1 Dramaga


Pagi 19 Februari 2011 tepatnya pukul 09.00 wib. Smanida menyelenggarakan Maulid Nabi Muhammad Saw di gedung baru smanida. Sebuah acara yang besar yang dilakukan untuk kedua kalinya di gedung baru, sebelumnya juga pernah dilakukan kerja bakti untuk merapikan jalan (liat posting kerja baki ala smanida).
Untuk kali ini OSIS, Rohis dan Pramuka bekerja sama membuat acara Maulid Nabi Saw. Acara yang diawali dengan penyambutan Bapak kepala sekolah, dengan jargon khasnya yaitu "pagi !!". Maksutnya adalah untuk menyemangati agar siswa-siswi bisa menikmati sekolah pagi yang sangat diidamkan oleh banyak siswa-siswi Smanida. DAn ternyata ini terbukti dengan diselenggarakanya Maulid Nabi Saw. digedung baru Smanida.
Disusul penyambutan dari ketua pelaksana Maulid Nabi Muhammad Saw, yang mengigatkan betapa pentingnya pengorbanan Rosul menyampaikan dakwah sampai kepada kita. Acara ini berlangsung dengan sebagaimana semestinya. Namun ada beberapa kekurangan karena minimnya tempat dan terlalu memaksakan acaranya sehingga membuat banyak siswa yang mulai bosan dengan acara ini dan memeutuskan untuk pulang kerumah masing-masing.
Turut juga mengundang uztad dari luar, untuk mengisi ceramah pada acara ini. Begitu antusias murid-murid beserta guru mendengarkan ceramah ,karana pembawaannya ceramah sendiri dipenuhi dengan canda tawa, tidak seperti ceramah ceramah lainnya yang bagi sejumlah murid merasa bosan untuk mendengarkannya.
Juga pada secment Tanya jawab,pun murid-murid berlomba-lomba untuk mendapatkan hadiahnya, ditambah selingan lomba membaca puisi ,nasyid dan pembagian hadiah lomba, membuat acara Maulid Nabi Saw berjalan dengan baik, walau ada beberapa kekurngan diharapkan dengan acara seperti ini bisa membuat semangan siswa-siswi belajar dengan perjuangan Rosul menebar dakwah diseluruh muka bumi ini..

by ulfa
editor kezoapatis

Selasa, 01 Februari 2011

Kebijakan Kepala Sekolah baru Part II

Senin, 31 Januari 2010
Siang itu tepatnya 14.30, seluruh warga smanida khususnya para siswa mendapat inspeksi mendadak(Razia) yang di lakukan oleh sejumlah guru yang di dampingi Bapak Kepala sekolah, tujuannya untuk membuat kedisiplinan di smanida sendiri.
Tak hayal banyak siswa yang ikut kena razia tersebut terutama bagi para siswa laki-laki, mulai dari pemotongan rambut sejumlah siswa yang kurang rapih, pemeriksaan kelengkapan atribut sekolah berupa nama, tanda lokasi sekolah, pengenaan sabuk, sepatu yang tidak memenuhi peraturan sekolah(sepatu yang tidak berwarna hitam), dan pemakaian celana pensil.
Razia ini di lakukan sebagai perealisasian program kedisiplinan yang di lakukan oleh kepala sekolah, mengingat pengumuman pada saat upacara yang pada saat itu di pimpin oleh Pembina upaca yang tak lain bapak kepala sekolah sendiri dalam pengumuman tersebut beliau sangat manginginkan semua warga smanida itu mau mentaati peraturan yang ada dan selalu bersikap disiplin dalam berbagai hal,ingin mengarahkan smanida ke gerbang kamajuan dan menggapai kemajauan tersebut.
Ternyata masih banyak siswa yang melanggar peraturan sekolah yang sedang gencar dilakukan oleh kepala sekolah smanida. Diharapkan setelah razia ini para siswa-siswi jera untuk tidak disiplin. Disiplin merupakan salah satu dasar untuk mencapai sebuak kesuksesan..

So, jangan takut disiplin kawan !!


By : Ulfa
Editor : Kezoapatis

Selasa, 25 Januari 2011

Gotong royong ala smanida


Sabtu, tepatnya tanggal 22 januari 2011, Sma Negeris I Dramaga (smanida) mengadakan kerja bakti bersama. Kerja baki tersebut bertempat di gedung baru smanida. Tujuannya selain untuk membersihkan halaman gedung baru tersebut, juga sebagai alternative pengenalan gedung baru terhadap siswa-siswi smanida.
Pagi itu,siswa-siswa memulai kerja bakti pada pukul 8.30. Siswa-siswa di dampingi sejumlah guru yang akan mendampingi dan mengkerahkan mereka, meskipun dengan berbekal alat yang sederhana, siswa-siswi smanida sangat antusias untuk melakukannya.
Sebelumnya “Mencabut rumput” tak pernah terlintas di benak bagi para siswi perempuan untuk melakukan hal itu, banyak keluhan dari mereka yang tak biasa melakukan hal tersebut di rumah mereka. Tapi kalau bukan mereka sendiri siapa lagi?
Dari hasil kerja bakti tersebut kita dapat dapat mengambil nilai-nilai kekeluargaan yang mungkin jarang akan kita temui, seperti mencabut rumput bersama, meskipun lelah dan capek yang akan kita dapatkan namun semua itu akan terbayar dengan sebuah hasil yang tentunya akan membuat siapapun akan merasa bangga atas hasi kerjanya sendiri.
Selain kerja bakti, guru-guru smanida juga melakikan makan bersama digedung baru smanida yang dilakukan setelah kerja bakti dilakukan pada pagi harinya. Semoga dengan acara itu siswa-siswi smanida bisa lebih akrab dengan linkungan gedung baru smnida yang rawan dengan "mahluk halus"..

by : Ulfah "Princces Mori (Fah Cayank 'Kainan')"
editor: Kezoapatis

Senin, 10 Januari 2011

Menerapkan Pola K5 Pada Siswa di Lingkungan Sekolah

Datang terlambat ke sekolah, menyontek pada saat ulangan, tidak mengerjakan pekerjaan rumah, mengerjakan pekerjaan rumah di sekolah, atribut pakaian tidak lengkap, membuang sampah bukan pada tempatnya, mengenakan jaket di lingkungan sekolah, tidak piket, suasna kelas yang gaduh pada saat guru tidak ada, kelengkapan peralatan sekolah yang tidak lengkap, dan keluar dari kelas dengan alasan yang tidak jelas, adalah sebagian dari contoh pelanggaran-pelanggaran K5 yang ada di sekolah. Tapi kayaknya kita gak asik kalau tanpa sikap-sikap tercela diatas, ini juga saya rasakan. Semenjak ada kepala sekolah baru pertamanya langsung menertibkan kedisiplinan. Ok, satu bulan pertama memang berhasil. Namun kini semakin lama peraturan itu bagai angin lalu yang sia-sia.
K5 adalah singkatan dari Kedisiplinan, Ketertiban, Kebersihan, kerapihan dan Keindahan. Setiap sekolah seharusnya menerapkan pola dari K5,agar proses belajar mengajar berlangsung dengan baik.Sekolah yang baik adalah sekolah yang mampu mendidik setiap siswa kearah yang baik.Tapi apakah semua itu akan berjalan dengan baik jika tidak ada kesadaran dari diri setiap siswa untuk melaksanakan pola penerapan K5 tersebut?
Pola penerapan K5 sangat mudah untuk di jalankan.Pola penerapan K5 lima dapat dilakukan mulai dari hal-hal kecil seperti :
  1. Usahakan untuk tidak datang terlambat ke sekolah jika memang kendala seperti rumah yang terlalu jauh dari sekolah atau terjebak macet hingga telat detang kesekolah dapat di atasi dengan berangkat dari rumah lebih awal. Kita tidak mungkin telat kalu kita berangkat lebih awal. Terkadang kita juga tergoda untuk Nongkrong dulu diwarung.
  2. Jika ada ulangan maka belajarlah dengan giat agar tidak ada yang namanya contek-mencontek dalam ulangan, apalah arti dari sebuah nilai bagus, tapi dengan cara mencontek, meskipun nilai jelek tapi dari hasi sendiri pasti akan lebih menyenangkan. Pengen pintar makanya belajar.
  3. Kerjakanlah pekerjaan rumah dengan baik, tidak mengerjakannya di sekolah. Terkadang kita juga menjunjung nilai solidaritas untuk hal-hal yang kurang positif, seperti memberikan jawaban PR kita. Kalau tidak memberi dianggap tidak solider. Mamam tuh solidaritas
  4. Kenakanlah pakaian sekolah yang telah di tentukan oleh sekolah dengan atribut yang lengkap tentunya baju dimasukkan. Terkadang kita sekolah itu perlu fashion, tapi jangan terlalau berlebihan dong dengan dunia fashion pelajar. Kan gak lucu kalau kita dikira penghuni taman lawang, Semoga itu tidak akan terjadi disekolah kita.
  5. Buanglah sampah pada tempatnya, bukan di kolong meja. Sekarang sudah 2011 masak kita masih buang sampah sembaranga. Apa kata dunia ??
  6. Taatilah peraturan yang ada di sekolah dengan tidak mengenakan jaket di lingkungan sekolah kecuali bagi yang sedang sakit. Sekolahan kita emang digungung ? tiapa hari pake jaket. hehehehee
  7. Jadwal piket,proses belajar mengajar tidak akan tercita dengan baik jika ruang kelas yang kotor,jadi siapapun yang piket hendanya membersihkan kelas
  8. Suasana kelas yang gaduh karna tidak ada guru, hampir setiap kelas akan gaduh jika tidak ada guru, murid babas berkeliaran,keluar masuk kelas, bermain di kelas, itulah kelakuan buruk siswa, padahal jika tidak ada guru kita dapat memanfaatkan waktu untuk hal-hal yang positif seperti belajar sendiri, tidak dengan menghabiskan waktu untuk hal-hal seperti itu.
  9. Kelengkapan peralatan kelas seperti spidol, pengapus papan tulis, peralatan kebersihan, dan hiasan-hiasan dinding setiap kelas seharusnya ada, jika tidak akan timbul saling pinjam, meminjam. Kelas di katakan baik jika peralatan kelas menunjang suatu proses belajar mengajar
  10. Keluar masuk kelas dengan alasan yang tidak jelas, siswa ada yang berkelakuan seperti itu, mulanya siswa mememinta izin untuk kebelakang, tapi siswa tersebut tidak kembali setelah babarapa saat ,dan tenyata mereka berbohong, bagi mereka yang melanggar hendaknya di beri hukuman yang pantas bagi mereka agar mereka jera dan tidak mengulanginya lagi,hukuman tersebut bisa saja tidak di perbolehkan mengikuti pelajaran,apabila masih mengulanginya maka diadakan pemanggilan orang tua,atau di berhentikan dari sekolah.
Dari kesepuluh contoh-contoh pelanggaran K5 di sekolah dapat kita ketahui bahwa dari pelanggaran tersebut tidak patut untuk di lakukan oleh siswa, dan cobalah untuk tidak melakukannya. Tapi kita harus menerapkan pola K5 dalam kehidupan kita sehari-hari tidak hanya di lingkungan sekolah tapi di lingkungan sekitar kita dengan kesadaran sendiri dan niat yang tulus agar semuanya berjalan dengan baik dan lancar. Memang tidak gampang menerapakan pola 5K kita harus bersunguh-sungguh untuk melakukan perubahan yang ada dilingkungan kita.
Sekolah kita baik sipa yang suka ?? Ayo kita mulai dari sekarang untuk bisa hidup dengan pola 5K. Stop Prilakulaku yang tidak benar !!
by: Ulfah

Minggu, 28 November 2010

Perjalanan Pramuka Sman 1 Dramaga







Pramuka Sman 1 Dramaga terbentuk pada tanggal 24 Desember 2008, kala itu pramuka Sman 1 Dramaga diresmikan oleh pembina OSIS yaitu Ibu Reza Hartati S.Pt. Setelah itu harus mengikuti pembekalan yang harus ditempuh oleh semua anggota pramuka.

Lalu pramuka Sman 1 Dramaga harus camping didaerah cibereum petir disalah satu rumah pembina pramuka yaitu Kak Muhamad Soleh, Selain itu pramuka Sman 1 Dramaga juga didampingi oleh Kak Widi, Kak Irfan, Kak Asep. Beliau merupakan andalan DKR (Dewan Kerja Ranting) Dramaga. Diacara camping ini Pramuka Sman 1 Dramaga juga dibekali ilmu kepenegakan yang sangat penting untuk kelangsungan Pramuka diSman 1 Dramaga.

Banyak materi yang diberikan terutama pembina lebih banyak menekankan pada pembinaan kedewasaan karena pramuka tigkat penegak adalah salah satu tingkat yang sangat riskan akan perubahan yang terjadi disekelilingya.

Selain menerima materi Pramuka Sman 1 Dramaga juga diajak untuk menikamati pemandangan dari bukit cibereum yang sangat indah.

Anggota ketika saat itu hanya berjumlah 8 orang, yaitu 3 laki-laki dan 4 perempuan, diantaranya adalah :
Syaidina Ali (Pradana)
Cendara Aya Sofya (Wakil Pradana)
Fifi Arvionita (Serketaris)
Dede Khodijah (Bendahara)
Syaiful Anwar, saya sendiri (Juru Adat)
Irwan Cahyo (Anggota)
Linda Aryani (Anggota)
Pramuka merupakn salah satu pembinaan remaja yang sangat tepat untuk dajalani oleh semua remaja saat ini.